Showing posts with label School of Education event. Show all posts
Showing posts with label School of Education event. Show all posts

Sunday, October 14, 2012

GATHERING DI RUMAH DR. PAWAN

 Na ... Kalo ini adalah acara yang diadakan di rumah dosen papa. Hari Sabtu, 13 Oktober 2012, papa mengajak aku dan mama berangkat menuju rumah Dr. Faridah Pawan (nama dosen papa) yang berada di sebuah daerah yang sangat menyenangkan. Acara yang kami datangi hari ini berlangsung dari jam 2 sampai 5 sore. Namun kami tidak berkunjung tepat jam 2 siang karena paginya mama ada acara keluar rumah sebentar (sampai kira-kira jam 1.30). Aku dan papa menunggu mama bersiap-siap dengan apa yang akan kami bawa ke acara siang ini. Mama dan papa sebenarnya sudah menyiapkan sebuah cake untuk dibawa ke acara siang ini. Namun cake ini diputuskan tidak jadi dibawa dan mama serta papa menyiapkan buah dan jus sebagai gantinya. Buah anggur merah dan jus apel akhirnya menjadi pilihan buah tangan hari itu. Kami berangkat dari rumah jam 2 lebih 15 menit. Dari rumah menuju rumah Dr. Pawan, hanya diperlukan waktu sekitar 10-15 menit. Gak terlalu jauh memang. Papa sebelumnya sudah pernah berkunjung ke rumah beliau, hanya saja, waktu itu acara diperuntukkan mahasiswa peserta kuliah Dr. Pawan, jadinya kami gak ikutan. Sekalipun dah pernah berkunjung ke ruamh beliau, papa tetap perlu GPS hehehe ... Maklum, baru pertama kali berkunjung tidak bisa menjamin papa akan inget rutenya hahaha ... Jalanan yang kami lalui adalah by pass belakang rumah menuju jalan ketiga (3rd St). Setelah itu kendaraan berbelok ke kiri dan masuk jalan yang lebih kecil (mungkin istilahnya country road). Di jalan yang dilalui saat menuju rumah Dr. Pawan, kami bertiga mengagumi musim gugur yang ditandai dengan indahnya warna-warni daun yang berubah. Gak bosan-bosannya kami memandangan pepohonan tersebut. Terlebih saat ada angin berhembus dan menerbangkan atau merontokkan dedaunan dari pepohonan, wa ... rasanya seperti melihat adegan di film-film hehehe ... Ya ...  Musim gugur ata fall memang indah dan menakjubkan. Saat GPS mengatakan kami sudah sampai di tujuan (arriving at destination), kami bertiga masih berada di dalam kendaraan dan kendaraan masih melaju. Kata papa, memang rumah beliau tidak persis berada di tepi jalan. Kami musti melihat mailbox yang ada di tepi jalan dan kemudian berbelok memasuki jalan/gang di mana mailbox itu berada. Kami sadar kami sudah melewati rumah Dr. Pawan setelah kami melihat nomo mailbox di tepi jalan yang melebihi nomor mailbox rumah beliau. Papa pun kemudian memutar arah dan dengan lebih seksama, kami cermati nomor mailbox yang kami tuju. Saat kami kemudian menemukan nomor yang kami cari, papa segera mengarahkan kendaraan dan masuk ke jalan yang lebih kecil. Sedikit menanjak dan kemudian kami lihat sebuah rumah cantik dan besar dengan banyak kendaraan parkir di halamannya. Halaman rumah ini luas dan pastinya dikelilingi banyak pepohonan yang berwarna-warni daunnya. Rasa-rasanya rumah ini berada di dalam hutan hehehe ... Segera kami turun dari kendaraan dan membunyikan bel. Suami Dr. Pawan, Dr. Charlie, yang membukakan pintu dan mempersilahkan kami masuk. Segera saja papa dan mama meletakkan apa yang dibawa dan bergabung bersama dengan teman-teman papa yang lain yang sudah ada sebelum kami datang. Dr. Charlie mengajakku masuk ke kamar putranya, Sam, yang berusia 7 tahun. Kakak Sam sedang mengikuti kompetisi band di Indianapolis, jadilah aku dan Sam main berdua. Kami memainkan game di komputer. Pastinya game yang sesuai dengan umur Sam hehehe ... Aku sudah pasti lebih senang bermain dengan Sam, daripada bergabung dengan teman-teman papa yang sudah pasti aku gak paham dengan topik yang mereka bicarakan hahaha ... Yang jelas, saat mama mengajak aku dan Sam untuk mencicipi apa yang tersaji di meja, aku lihat ada banyak macam makanan yang bisa dipilih. Ada dua meja besar yang dipergunakan untuk meletakkan makanan. Dua meja ini berada di dekat dapur bersih yang menjadi satu dengan ruang keluarga. Ruangan ini seperti berada di tengah dan sudah pasti luas, sehingga mereka yang datang leluasa berjalan di ruangan ini. Lalu untuk minumnya, du jenis minuman hangat berupa kopi dan teh diletakkan di meja dapur, sementara minuman dingin yang berupa jus dan apel cider diletakkan di bagian meja dapur lainnya. Kontainer wadah ice cube (es batu) juga diletakkan disitu. Aku memilih air putih saja pastinya hehehe ... Aku berdama Sam kemudian mengambil aneka kue yang tersaji, seperti donat mini, cheescake (kata Sam enak sekali rasanya dan belinya di Sam's Club), ada cookie dengan rasa coklat, rasa keju, ada juga sushi mini, ada chips dan salsa-nya, serta beberapa buah-buahan seperti anggur, melon dan blueberry serta strawberry ... Semua nampak yummy hehehe ... Setelah mencicipi aneka sajian, aku dan Sam kembali bermain komputer. Kata papa dan mama, Dr. Pawan sengaja mengundang mahasiswa bimbingannya hari ini untuk saling berkenalan dan berbagi cerita. Di hari ini, Dr. Pawan juga mengundang Dr. Samuelson, yang juga merupakan collega-nya, untuk bersama-sama bertemu dengan para mahasiswa tersebut. Saat Dr. Pawan memberikan pengantar acara kumpul-kumpul hari ini, Dr. Pawan mengawali dengan meminta semua peserta yang hadir untuk memperkenalkan diri. Satu per satu mereka menyebut nama dan apa yang sedang dilakukan/dikerjakan di semester ini. Dr. PAwan secara khusus juga menyampaikan selamat untuk mereka yang baru saja menyelesaikan riset untuk disertasinya, untuk mereka yang baru lulus ujian kandidasi doktoral, untuk mereka yang baru datang ke US dan kampus IU, untuk mereka yang baru saja dikaruniai keluarga baru (ada baby lahir) dan berbagai kabar membahagiakan lainnya. Dr. Pawan rupanya juga sedang merayakan hari bahagianya yaitu 20 tahun pernikahannya dengan Dr. Charlie yang akan jatuh di tanggal 7 November ini. Rasanya semua bergembira hari itu hehehe ... Ngomong-ngomong, apa yang dirayakan papaku? Kelulusan dari ujian qualifying hari Selasa tanggal 7 Oktober. Ya ... Dr. Pawan dan Dr. Samuelson adalah pembimbing sekaligus penguji papa. Sebelum ujian qual, papa perlu mempersiapkan diri selama 30 hari untuk membuat makalah sebanyak 3 buah. Ya ... kerja keras itu terbayar sudah dengan lulusnya papa di ujian qual. Hanya saja, kelulusan papa ini adalah permulaan dari perjalanan berikutnya yaitu penulisan disertasi. Hmm ... Masih lumayan panjang steps yang harus dijalani rupanya hehehe ... Acara sore ini tentunya menjadi acara yang menarik karena ada banyak hal menyenangkan yang bisa dibagikan. Sharing yang bersifat menguatkan dan menyemangati pastinya menjadi kekuatan atau energi baru bagi siapa pun yang hadir hari itu. Satu tamu yang datang, menceritakan perjalannya sampai US. Dia berasal dari Burma dan selama 22 tahun (sejak meninggalkan Burma) belum pernah sekalipun kembali ke Burma. Cerita sbb: Pada tahun 1988, dia bersama beberapa teman meninggalkan Burma menuju Thailand dan menjadi refugee disitu. Wkatu itu dia baru lulus SMA dan dia lari ke Tahiland karena alasan kemanan. Kebetulan IU (pemerintah US) memiliki program pemberian beasiswa untuk para pengungsi dari Burma. Dia mendapat scholarship untuk belajar di IU. Dr. Pawan adalah salah satu pembimbingnya. Pembimbingnya atau advisornya yang lain adalah Lyn (penerima nobel ekonomi) yang juga profesor di IU. Dia menyelesaikan S1, S2 dan S3 di IU dan kemudian bekerja di salah satu universitas di Minnesota. Dia menikah dengan salah seorang warga negara US dan memiliki 2 anak. Waw ... Sebuah jalan kehidupan yang menarik untuk diikuti. Dan masih banyak cerita menarik lainnya sore itu. Sayangnya jam sudah menunjuk angka 5 sore. Segera saja kami bertiga pamitan dan berispa meninggalkan rumah Dr. Pawan. Kami sempatkan ambil beberapa gambar sebentar sebelum pulang hehehe ... Kami segera meinggalkan rumah Dr. Pawan dan bersiap untuk jalan-jalan ... Kemana? Tunggu saja ceritaku hahaha ... Pastinya, acara hari Sabtu ini padet banget-lah ...

Friday, October 12, 2012

CABIN PARTY VIDEO

Ini adalah video yang diambil dalam perjalanan pulang - dari kabin Christie menuju rumah. Nampak kan area yang kami lewati sangatlah menyenangkan? Masih di hari Jum'at sore, 12 Oktober 2012 ...

CABIN PARTY

Jum'at sore, 12 Oktober 2012, kira-kira jam 3, kami bertiga berangkat dari rumah menuju rumah salah satu teman papa yang namanya Christie. Ada acara apa kok kami kesana? Hari ini kami akan mendatangi sebuah acara yang berjudul Cabin Party. Acara ini diadakan di rumah Christie (tepatnya di rumah kabin milik keluarga Christie) yang berjarak kurang lebih 40 menit dari rumah. Pastinya undangan mengenai acara ini diperoleh papa melalui email. Ya ... Seperti biasanya, email memang merupakan salah satu media komunikasi yang paling efektif dalam menyampaikan aneka undangan ataupun pesan kepada siapa saja. Sebentar dulu ... Kenapa acara ini diadakan di hari ini? Kan hari ini hari Jum'at, bukan hari Minggu? Memang betul hari ini hari Jum'at. Acara ini memang diadakan di hari ini mengingat hari ini adalah hari libur sekolah dalam rangka Fall Break (jeda semester di musim gugur). Libur di saat fall break (di semester gugur) dan juga di saat spring break (musim semi) memang termasuk dalam kalender akademik. Liburan dalam rangka fall break ini berlaku untuk semua siswa sekolah; bukan hanya mereka yang berada di tingkat universitas melainkan juga untuk para plajar di tingkat SD sampai SMA. Fall break memang diharapkan bisa menjadi salah satu masa jeda atau istirahat agar para siswa tidak terus-tersaun belajar, melainkan ada saatnya untuk beristirahat dan melakukan kegiatan lain, selain belajar. Lama libur selama fall break tidaklah sama. Semasa aku SD, libur fall break adalah 2 hari. Sementara itu, kali ini (aku dah ada di SMP) masa liburanku hanya berlangsung 1 hari saja. Papaku juga hanya punya 1 hari libur saja, yaitu Jum'at tanggal 12 Oktober 2012. Jadinya hari libur kami klop hehehe ... Apalagi, mamaku bisa kerja hanya sampai jam 12 siang saja khusus di hari ini ... Jadinya, kami punya waktu longgar sore harinya ... Dengan adanya undangan Cabin Party di rumah keluarga Christie, masa libur fall break-ku pun jadi bermakna hehehe ... Bertiga kami berangkat dari rumah kira-kira jam 3 sore. Kok jam 3? Karena kata papa, undangan acara ini berlangsung sejak jam 3 sampai 7 malam. Kami memutuskan tidak berangkat terlalu awal maupun terlalu sore agar kami tidak kemalam di jalan. Maklum, menurut google map (peta yang kami lihat sebelum berangkat), jarak tempuh dari Bloomington menuju rumah kabin Christie kurang lebih 40 menit. Kalau melihat google map, rute yang kami tempuh akan melewati Walmart. Jelas, rute ini belum pernah kami lewati. Karenanya, GPS gak boleh kami tinggalkan hahaha ... O ya ... Kami juga membawa sesuatu untuk acara sore ini. Sekalipun di undangan disebutkan akan ada menu utama yang disiapkan oleh keluarga Christie, kami sudah pasti ingin juga membawa sesuatu. Apakah itu? Pretzel yang dicaoting coklat dengan 2 rasa (coklat dan vanilla) ... Dah pasti yummy-lah hehehe ... Saat kami bertiga kemudain berkendara, kami merasa senang karena jalanan belum terlalu sibuk. Maklum, kantor-kantor belum  bubaran hehehe ... Yang lebih membuat kami hepi adalah karena cuaca yang manis ... Kalau selama beberapa hari ini udara terasa dingin, sore ini udara terasa hangat. Kami tetap membawa baju hangat, namun kami tidak khawati kedinginan hehehe ... Dari rumah menuju Walmart, sudah pasti kami tahu rutenya. Na ... Selepas Walmart inilah yang harus diwaspadai hahaha ... Dari Walmart GPS menyebut 11 miles lagi jarak yang musti kami tempuh. Berapakah 11 miles? Kira-kira 22 km. Lumayan jauh kan? Jalan raya yang kami lalui tidaklah lebar. Kami juga menemui 2 lokasi pekerjaan jalan di jalan yang kami lalui. Otomatis kendaraan melaju dengan lebih perlahan. Setelah itu, GPS meminta kendaraan berbelok dan kami seperti memasuki daerah pertanian. Nampak lahan yang luas kami lalui. Rumah-rumah tidak nampak berdampingan alias tidak terlalu dekat jaraknya. Di beberapa bagian, jalan bahkan belum beraspal mulus. Debu pun beterbangan saat kendaraan melintas. Sudah pasti jalanan yang dilalui lebih sempit dari jalan raya. Di beberapa bagian, jalan yang kami lalui juga berdampingan dengan area peternakan. Nampak sapi-sapi bebas merumput di areal yang luas. Hm ... Sebuah areal yang merupakan areal pedesaan atau county di negara kaya dan besar ini. Sejauh mata memandang, areal luas tak terbatas nampak ada di depan mata. Pemandangan sore ini juga menjadi sempurna karena musim yang kami masuki adalah musim gugur. Aneka warna daun-daun di pohon (maple khususnya) sangatlah indah dan menarik. Daun-daun berwarna kuning, jingga, merah dan oranye nampak ada di sepanjang jalan yang kami lalui. Mama paling senang dengan musim ini. Kata mama, musim yang hanya datang sekali setahun ini, memiliki puncaknya saat ini ... Dibanding tahun lalu, saat itu musim gugur tidak memiliki banyak hujan alias sangat kering. Daun-daun rasanya tidak sempat berubah warna dan langsung berguguran. Berbeda dengan tahun ini yang rasanya indah sekali. Daun-daun berubah warna hampir bersamaan waktunya karena hujan lumayan sering turun dan angin tidaklah kencang. Memang beberapa pohon sudah mulai gundul, namun masih banyak pohon yang memiliki daun-daun yang indah. Momen inilah yang ditangkap mama dan papa. Kata papa dan mama, mumpung masih disini, kami bertiga harus ambil gambar sebanyak-banyaknya selama fall tahun ini. Mama memang selalu begitu cita-citanya hahaha ... Dan beneran saja, sepanjang jalan mama selalu bilang bagus, indah, menakjubkan berkali-kali ... Saat GPS meminta kendaraan berbelok, papa kemudian membelokkan kendaraan memasuki sebuah jalan kecil dan berhenti. Kenapa? Karena kendaraan lain di depan kendaraan kami juga berhenti. Sebuah papan petunjuk berbunyi "bridge closed" menjadi penyebab kenapa kendaraan berhenti. Ya ... Kendaraan tidak bisa melaju karena jembatan ditutup. Kami sama sekali tidak tahu apakah cabin Christie yang akan kami datangi berlokasi sebelum atau setelah jembatan yang dimaksud. Karena tidak tahu, sudah pasti kami tidak berani melaju terus melalui jalan ini, karena sudah ada peringatan di ujung jalan. Papa dan pengemudi kendaraan di depan sama-sama turun, Ternyata kendaraan tersebut milik teman papa, Amber. Senangnya ketemu teman senasib hehehe ... Papa dan Amber segera berdiskusi dan mencoba menguhungi Christie. Ada jawaban dari Christie bahwa Amber dan papa bisa lewat rute lain. Ya sudah, Amber dan papa pun kemudian kembali ke kendaraan dan 2 kendaraan berjalan beriring-iringan. Saat GPS kemudian mengkalkulasi ulang rute yang kami lalui, kami tahu bahwa kendaraan akan melewati rute memutar. Akan diperlukan tambahan jarak dan waktu tempuh. Dan segera saja kami kembali melaju di jalananan sebelum akhirnya sampai di rumah Christie. Bersama ayah, ibu dan baby-nya, Christie kemudian mempersilahkan kami menikmati kabinnya. Sebuah rumah peristirahatan yang berada di tanah yang luas sekali nampak nyaman ditinggali di saat keluarga ini berlibur. Ibu Christie bernama Debby dan ayahnya bernama Larry. Mereka berdua sangat ramah dan mempersilahkan kami menikmati apa yang ada. Aku dan mama ikut Debby masuk ke dalam rumah kabin ini. Rumah kabin dengan attick (ruangan di bawah atap) ini lumayan luas. Attick dipakai untuk tidur, sementara ruangan di dalam kabin tidak disekat, kecuali untuk kamar mandi. Ruang tamu dan dapur menjadi satu. Sudah pasti keperluan rumah yang standar (seperti kulkas dan kompor) tersedia di sini. Beberapa bagian rumah yang direnovasi juga diperlihatkan Debby. Yang menarik untukku adalah patung aneka binatang yang dipajang di salah satu dinding. Ada kepala rusa, kepala tupai, kepala sapi dan seterusnya. Nampaknya aneka kepala binatang tersebut bukanlah palsu ... Setelah puas melihat isi rumah, kami berjalan ke sekitar rumah. Bon fire untuk BBQ sudah disiapkan. Aneka makanan termasuk aneka sayuran hasil berkebun nampak sudah disiapkan di atas meja yang terbuat dari batu dan berlokasi di luar rumah. Di sekitar lokasi bon fire nampak beberapa kursi yang terbuat dari kayu diletakkan secara melingkar di area ini. Ayunan juga nampak menggantung di sebuah pohon. Ayunan ini berlokasi di depan veranda (beranda). Sementara itu, di beranda rumah, ada beberapa kursi, meja, radio kuno dan juga ayunan ... Semua nampak menyenangkan Satu per satu teman-teman sekolah papa datang. Segera saja cara ini kemudian dimulai. Diawali dengan menikmati burger dan hotdog, disambung dengan menikmati aneka makanan yang dibawa teman-teman papa seperti aneka cake, chips, buah dan yang lainnya. Apel cider hangat dengan rempah menjadi minuman yang sempurna untuk sore yang tidak terlalu dingin namun jelas tidak panan ini hehehe ... O ya ... kentang yang dioven (tanpa dikupas) dan juga sweet potato plus makaroni dan cheese juga tidak ketinggalan ... Semuanya jelas sedap. Apalagi S'more alias some more (makanan khas yang disajikan saat kita membuat bon fire) yang berbahan crackers, coklat dan marsmallow yang dibakar dalam bon fire jelas gak boelh dilewatkan hahaha ... O ya ... Aku juga ketemu dengan Alex, salah satu teman sekolahku di SMP Tri North. Nampaknya ibu Alex adalah teman sekolah papa ... Aku ngobrol juga bersamanya ... Bagi yang ingin, ayah Christie juga menyediakan hey ride (duduk di atas jerami yang diletakkan di dalam bak terbuka dan kemudian ditarik traktir atau kendaraan bermotor lainnya) juga bisa dipilih bagi yang mau. Aku gak ikutan karena sudah pernah ikutan hey ride ... Semua yang hadir nampak santai dan menkmati acara sore ini. Maklum ... Ketemu teman, siapa sih yang gak senang hehehe ... Saat jam menunjuk angka 6, kami merasa kunjungan sore ini sudah cukup. Kami pun segera pamit dan mengucapkan terima kasih kepada Christie dan orang tuanya termasuk teman-teman papa lainnya. Kami senang bisa datang sore ini dan bertemu dengan banyak teman. Ya ... Sebisa mungkin kami memang selalu ingin menghargai setiap undangan yang kami terima dengan datang ke acara itu, termasuk undangan sore ini. Christie dan ibunya mempersilahkan kami membawa sesuatu sebelum kami pulang. Senangnya hehehe .... Saat kami kembali ke kendaraan, hari masih sore ... Matahari masih bersinar ... Kami pun kemudian menset GPS dengan pilihan home. Saat kami meninggalkan rumah Christie dan menikmati indahnya musim gugur di bulan ini, kami merasa senang karena acara hari ini berjalan menyenangkan. Pastinya ada pengalaman baru yang kami dapat sore ini, termasuk gambar-gambar yang indah ... Dan dalam perjalanan pulang dari kabin, kami ternyata menempuh rute yang berbeda dengan ketika kami berangkat ... Jarak tempuh menjadi lebih pendek nampaknya ... Yang jelas, kami sampai di rumah di saat hari masih sore hehehe ....

Sunday, September 30, 2012

KUMPUL-KUMPUL GRAD STUDENTS

Minggu, 30 September 2012, aku dan mama mengikuti acara kumpul bareng dengan Department tempat papaku bersekolah. Acara kumpul bareng ini disampaikan melalui imel ke siswa di department papa termasuk papa pastinya. Sejak awal, mama sudah merencanakan ikutan datang di acara ini seandainya cuaca memungkinkan. Papa sendiri juga sudah OK sejak menerima undangan via imel ini, mengingat papa gak selalu ikut acara serupa. Ya ... Kata papa acara semacam ini biasanya diadakan oleh department di saat kuliah sudah dimulai. Kebetulan, di semester ini acara diadakan di tanggal 30 Septmber 2012 dan bertempat di salah satu rumah siswa di department tempat papa kuliah. Tahun lalu, hanya aku dan papa yang ikutan datang. Tahun ini aku ikut lagi hehehe ... Kebetulan cuaca memang cerah ... Jadinya, dengan senang hati kami datang ke acara ini. O ya ... Undangan untuk menghadiri acara ini cukup panjang, yakni mulai dari jam 1 siang sampai 6 sore. Jadinya, kami gak mrasa harus datang on time ... Di undangan juga disebutkan bahwa jam 3 sore akan ada lecture atau omong-omong (mungkin itu terjemahan pas-nya hehehe) ... Jadinya, papa memutuskan untuk datang menjelang jam 3 sore saja. Di undangan juga disebutkan bahwa makanan utama sudah disediakan, bagi mahasiswa yang datang dan berkenan membawa side dish sudah pasti dipersilahkan. Papa dan mama pun kemudian mengajakku mampir dulu di Marsh (sebuah grocery store) untuk membeli satu jenis dessert (cookie) dan juga satu botol minuman (air soda). Setelah mendapatkan apa yang kami perlukan, kami segera saja menuju rumah Dan (penyelenggara acara siang ini) yang berlokasi di sekitar jalan ke 14 (masuknya dari Stadium IU biar lebih gampang nyarinya). Rumah Dan memiliki halaman yang lumayan luas sehingga lumayan leluasa untuk dipasangi tenda putih dan dipergunakan sebagai peneduh meja dan kursi di bawahnya. Di samping tenda terdapat garasi terbuka yang diisi sofa dan aneka ragam alat permainan seperti catur, permainan bola dengan tangan dan sejenisnya. Sepintasan, garasi ini gak beda jauh dengan bar atau tempat untuk minum hehehe ... Kata papa, seringkali  Dan menyebut garasi-nya sebagai People's Bar  hehehe ... Di dalam garasi ini memang dengan mudah bisa ditemui aneka botol tempat minuman beralkohol, baik yang sudah kosong maupun yang masih berisi. Aku sih gak terlalu memperhatikan, mama-lah yang melihat-lihat secara detail hehehe ... Di dalam garasi inilah kami, anak-anak, asyik bermain. Ya ... Pastinya kami anak-anak malas bergabung bersama dengan orang dewasa yang membicarakan aneka topik yang tidak kami mengerti ... Saat kami sampai di rumah Dan, nampak beberapa teman lain sudah lebih dulu tiba. Mereka nampak asyik duduk dan menikmati sajian. Banyak juga yang membawa anggota keluarga mereka seperti papa. Dan pastinya, aku dan mama diperkenalkan papa kepada beberapa teman atau pun pengajar yang datang dan ketemu kami sore itu. Atas usul mama juga, aku dan papa berpose bersama dengan teman dan guru papa. Kata mama, lumayan ada satu foto yang bisa diambil daripada nggak sama sekali hehehe ... Dan segera mempersilahkan kami mencicipi apa yang tersedia. Mama segera meletakkan bawaannya (dessert dan air minum), mengambil piring kertas dan mulai melihat-lihat apa yang disajikan. Makanan utama berupa burger dan hot dog nampak tersaji dan mengundang selera. Sudah pasti aneka dressing ada di dekatnya, termasuk sayuran seperti lettuce, pickle, tomato dan juga onion. Bun (roti untuk burger) dan hotdog bun (roti untuk hot dog) juga nampak tersedia di situ. Sudah pasti jumlahnya banyak, mengingat undangan yang diedarkan juga banyak. Pastinya, Dan sebagai penanggung jawab kegiatan tidak mau siswa dan tamu lain yang datang hari ini gak kebagian. Selain burger dan hotdog, ada juga sup kacang merah dan daging beserta aneka sayur yang juga bisa dijadikan pilihan. Inilah menu pokok acara siang ini. Lalu, untuk minumnya, tersedia 2 cooler berukuran besar yang isinya sudah pasti gak sama. Cooler pertama (berukuran besar) berisi aneka minuman dalam kemasan (air soda, air mineral) dengan es batu di sela-selanya. Cooler beikutnya (beukuran lebih kecil dari cooler pertama) berisi bir hehehe ... Sudah pasti kami bertiga gak memilih bir. Alasannya? Aku jelas belum cukup umur, sementara papa dan mama memang gak terbiasa. Lalu, untuk meja dessert yang berada di lokasi lain, mama melihat ada banyak macam dessert yang ditawarkan. Ada aneka buah potong, ada aneka cake, ada cupcake, ada donat, ada cookies dan masih banyak lagi. Selain itu, ada apa lagi? Chips dalam kemasan mini juga ada. Kita bisa memilih sesuai dengan yang kita inginkan. Chips ini ada di dalam kotak yang berisi beraneka macam rasa alias chips yang berbeda-beda (nampaknya dari toko memang sudah dalam bentuk set seperti ini). Banyak sekali kan macam makannya? Kami ambil saja sesuai dengan apa yang kami inginkan. Sesudah itu kami nikmati pilihan kami dengan duduk di meja dan kursi yang tersedia. Kira-kira jam 3 lebih sedikit, acara ngobrol (lecture) dimulai. Aku memilih bermain bersama teman yang baru kutemui. Aku dan teman baruku bermain catur. Sementara itu papa dan mama mengikuti acara omong-omong atau bincang-bincang yang dimoderatori Dan. Kata papa dan mama, dalam bincang-bincang itu disosialisasikan aneka wadah komunikasi dan organisasi mahasiswa yang ada School of Education. Aneka wadah ini bisa dipilih oleh para mahasiswa yang ingin berkegiatan, tidak hanya sekolah melulu. Dengan acara gathering hari ini, diharapkan para siswa mengetahui adanya aneka wadah yang bisa mereka ikuti apabila memang mereka ingin aktif berkegiatan. Dari acara kumpul-kumpul ini juga bisa dijaring aneka aspirasi para mahasiswa yang akan ditampung para pengurus. Nama organisasi besar yang mengundang para siswa hari ini adalah SOEGSA alias School of Education Graduate Students Association. Payung besar SOEGSA inilah yang menjadi wadah bagi mereka yang ingin beraktifitas dalam banyak organisasi di jurusan/department (yang berada di bawah payung besar SOEGSA). Acara ngobrol ini lumayan lama karena pihak mahasiswa dan pihak pengelola berkomunikasi secara intens. Setelah acara ngobrol selesai di jam 4 lebih 20-an, mama dan papa segera saja mengajakku pulang. Namun seblum kami pulang, aku masih asyik meneruskan permainan caturku dan aku unggul atas teman baruku. Papa nampak asyik berbincang-bincang dengan salah satu gurunya, Dr. Serafin dan beliau memberikan gum pada papa. Mama asyik mngambil gambar aneka makanan yang tersaji. Kata mama, makanan yang tersaji sangatlah banyak, sehingga masih nampak makanan utuh yang bahkan belum disentuh atau dibuka labelnya. Mama kemudian membawa beberapa dessert mengingat dessert ini ditawar-tawarkan untuk dibawa pulang. Coba lihat dessert yang mama bawa pulang ... Nampak yummy kan? O ya ... Rasa-rasanya acara hari ini tidak didatangi banyak mahasiswa (teman-teman papa). Kata papa, jam acara yang panjang memang membuat tidak semua mahasiswa bisa datang bersamaan. Para mahasiswa tersebut datang dan pergi alias bergantian saja datangnya di rumah Dan. Barangkali yang paling penting adalah ketemu teman dan dosen, sekalipun tidak langsung bersamaan waktunya. Mengingat tempat yang tidak terlalu leluasa untuk parkir kendaraan bisa jadi juga menjadi pertimbangan mengapa acara ini diadakan dalam rentang waktu yang lumayan lama. Pastinya, kami hepi bisa datang di acara sore hari ini. Selain berkenalan dengan teman-teman papa, kami juga melakukan kegiatan lain. Pastinya juga, kami hepi karena cuaca manis sekali. Jadinya, kami gak merasa adem sekalipun kami berkegiatan di luar ruang. Sebelum sampai di kendaraan, kami sempatkan berpose di dekat penanda acara (berupa balon berwarna dan berbentuk bunga matahari) yang ada di halaman depan rumah Dan. Aku nampak lebih tinggi dari mama kan? Hehehe ... Ya ... Karena aku berdiri di tanah yang lebih tinggi dari mama ....

Sunday, August 26, 2012

DINNER DI RUMAH DOSEN PAPA (DR. SAMUELSON)

Masih di hari Minggu, 26 Agustus 2012, di acara makan-makan lagi. Kalau siang tadi kami ada undangan makan siang bersama dalam rangka lebaran, malam ini aku dan mama diajak papa untuk datang di acara makan malam bersama (dinner) di rumah salah satu dosen papa. Tepatnya di rumah Dr. Beth Samuelson. Undangan makan malam ini dimulai dari pukul 6 malam dan akan diakhiri pada pukul 8 malam. Dari acara makan siang di rumah Taki, kami bertiga menyempatkan pulang terlebih dahulu ke rumah untuk bersiap-siap (membersihkan badan) dan menyiapkan salah satu dessert yang akan kami bawa. Papa dan mama menyiapkan dessert berupa wajik (sama dengan yang dibawa ke rumah Taki) hehehe ... Bedanya, kalo tadi taburan keju hanya ada di bagian bawah potongan wajik, kali ini bagian atas wajik juga ditaburi keju serut ... Coba lihat di gambar yang diposting mama, lumayan menarik kan? Hehehe ... Selain wajik, mama dan papa juga membawa satu juice box (jus dalam kotak) ukuran sedang. Kata papa, di dalam undangan disebutkan bahwa (bagi yang mengingkan), silahkan membawa dessert ... Ini sifatnya tidak wajib, alias dipersilahkan bagi yang ingin membawa saja. Main course, juga sudah disebutkan dalam undangan, akan dipesankan dari catering Food Work. Jadilah dengan bersemangat kami datang ke rumah Dr. Samuelson. Jarak dari rumah menuju rumah Dr. Samuelson tidaklah terlalu jauh. Kira-kira 5-10 menitan dari rumah. Kami berangkat pukul 5.45, dengan harapan tidak akan terlalu lama menunggu dan tidak datang terlambar. Dari rumah, papa mengarahkan kendaraan menuju Third Street, kemudian menyeberang jalan dan mengikuti jalan menuju rumah tante Damia. Na ... Setelah stop light pertama, papa mencari nama jalan yang tertera di undangan. Saat kami menemukan nama jalan tersebut, papa membelokkan kendaraan ke arah kanan dan kata papa, rumah Dr. Samuelson merupakan rumah kedua di sisi kanan. Sebentar saja masuk ke jalan ini, rumah tersebut kelihatan. Saat papa akan memarkir kendaraan, nampak ada kendaraan mundur dari garasi rumah itu. Rupanya Dr. Samuelson dan putrinya. Dr Samuelson mengatakan pada papa untuk masuk saja ke dalam rumah. Ada salah satu mahasiswa yang sudah berada di dalam. Papa pun mengiyakan. Kami kemudian turun dari kendaraan dan masuk rumah. Ruang tamu yang lumayan besar (karena memanjang) nampak sudah dipersiapkan dengan beberapa kusri tambahan. Sebuah meja makan besar nampak sudah siap di samping set meja kursi tamu. Segera mama meletakkan bawaannya di meja dan kami pun ketemu dengan teman papa yang namanya Amber. Bersama Amber, mama membantu menyiapkan beberapa hidangan yang sudah siap disajikan. Misalnya saja salad sayur yang diletakkan di salah satu meja di dekat meja besar di ruang tamu. Bersama salad sayur, diletakkan juga berbagai makanan dingin seperti keju, dip dan makanan pembuka (appetizer) yang semuanya berupa salad hanya saja berbeda bahan dan rasanya. Ada salad yang dicampur (biasanya dengan tambahan olive oil dan sejenisnya, ada salad yang musti diberi salad dressing atau dicocolkan ke dip-nya. Silahkan lihat gambar yang diposting mama disini. Di meja lain diletakkan aneka makanan panas seperti pie (yang isinya keju dengan spinach), dan juga "plain" tahu bacem goreng alias tahu bacem yang gak ada rasanya sama sekali hahaha ... Di meja makan besar yang ada di tengah (berdampingan dengan ruang duduk) diletakkan semua dessert. Saat satu per satu tamu berdatangan, meja dessert pun mulai terisi penuh. Ya ... Kan dalam undangan disebutkan bagia siapa yang mau dipersilahkan membawa dessert, bukan yang lainnya. Lalu ada apa saja ya dessertnya? Dr. Larry M dan Dr. Bill J membawa wine. Mereka ini adalah guru papa. Dr. Barbara Dennis dan partner-nya membawa cake coklat yang dihiasi dengan anggur. Dr. Martha Nykos juga membawa cake coklat. Dr. Serafin membawa buah anggur dan dip-nya. Tante Retno membawa cheesecake. Lalu ada juga yang membawa cookies beraneka rasa. Komplit deh pokoknya. Saat semua undangan dirasa sudah hadir, Dr. Samuelson mempersilahkan para tamu mencicipi hidangan yang tersedia. Untuk main coursenya, yang berupa lasagna, Dr. Samuelson menyampaikan akan disajikan kemudian karena ada kesalahan teknik sedikit. Lasagna perlu diangetin biar lebih sedap hehehe ... O ya ... Dr. Samuelson juga menyajikan makanan dalam panci yang diletakkan di meja dessert. Apakah itu? Namanya sih ratatoil. Aku gak nyoba sih. Kata mama, mirip eggplant yang direbus terus digoreng hehehe ... Sambil menikmati sajian, sudah pasti para undangan mengobrol. Ya ... Acara sore ini menjadi semacam forum diskusi tidak resmi. Selain papa, students yang datang adalah tante Retno, Amber dan Tarra serta Ayman yang sudah akan kembali ke negaranya (sudah lulus). Yang lainnya sih dosen papa. Termasuk Dr. Farida yang mampir sebentar saja dan menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa bergabung sore ini (ada visiting scholar yang sedang berkunjung). Acara yang berlangsung sampai dengan jam 8 ini menjadi sempurna saat lasagna disajikan. Lasagna untuk vegetarian dan glutenfree ini memang OK hehehe ... Sambil menikmati lasagna yang disajikan dalam keadaan masih panas dengan cheese meleleh, aku yang sedang duduk bersama mama ditanya oleh Dr. Nykos tentang namaku, umurku berapa, aku sekolah dimana, aku belajar apa saja di sekolah, aku diajar oleh siapa dan seterusnya. Lalu juga Dr. Nykos bercerita sedikit tentang apa yang terjadi saat aku belajar bahasa. Kudengarkan saja cerita Dr. Nykos sambil aku nikmati lasagnaku hehehe ... Menarik memang berbicara dengan beliau. Hanya saja, saat jam menunjuk angka 8 kurang sedikit, papa mengajak kami pulang. Bersama tante Retno yang pulang bareng kami, segera kami pamitan kepada Dr. Samuelson dan mengucapkan terima kasih atas semuanya ...