Minggu sore, 15 Juli 2012, jam 5 sore, aku bersama papa bergabung bersama teman-teman Indonesia untuk makan malam bersama di picnic table dekat rumah. Acara sore ini diadakan oleh tante Retno dan tentunya didukung semua w
arga tanah air yang tinggal di Bloomington. Sudah lama memang kami gak ngumpul bareng, karenanya acara sore ini menjadi acara yang ditunggu-tunggu. Dalam undangannya via imel, tante Retno dan om Tulus mengajak kami semua makan bakso bareng. Undangan yang gak boleh dilewatkan tentunya hehehe ... Makanya, aku dan papa berusaha datang. Mama kemana? Mama perlu ke office dulu sampai jam 7, baru sesudahnya bisa bergabung bersama kami. Papa kemudian yang menggantikan mama di office sampai jam 9 malam. Saat acara belum dimulai
, aku dan papa bergabung bersama-sama teman lain untuk menyiapkan tempat dan aneka perlengkapan yang dibutuhkan. Kami mengatur meja dan juga utensil yang akan dipergunakan dalam acara ini. Sesudah tempat dan perlengkapannya siap, kami tinggal menyusun makanan yang akan disajikan malam hari ini. Wadah dari Pyrex berisi bakso, mie, bok-choi dan pangsit disusun rapi di atas meja. Pelengkapnya berupa sambal botol, kecap dan bawang go
reng nampak ada di dekatnya. Untuk kuahnya, satu panci kuah mengepul siap menyempurnakan acara makan bakso malam ini. Sambil menunggu teman-teman lain datang, papa dan aku meletakkan bawaan kami di meja. Apa yang kami bawa? Satu piring lonpia isi tuna dan juga satu piring pangsit goreng isi tuna yang dilengkapi sambal botol. Teh manis dalam kemasan (kira-kira seperempat galon) juga kami gabungkan dengan minuman lain yang telah disediakan tante Retno yaitu air putih d
alam kemasan. Ketika satu per satu teman-teman Indonesia datang, sudah pasti meja yang tersdia menjadi penuh. Kok bisa? Ya ... Seperti biasanya kan memang begitu ... Kami selalu potluck-kan setiap kali ada acara makan bersama ... Maklum, memang begitu tradisinya ... Jadi, sekalipun tante Retno dan om Tulus yang mengundang, semua yang datang tetap membawa sesuatu. Saat om Putra dan tante Yuli serta Ridho sampai, mereka meletakkan bawaan mereka di atas meja. Apakah itu? Siomay yang mengundang selera
hehehe ... Ada siomay rebus, siomay goreng dan juga lettuce organik yang direbus. Sambal kacang dan kecapnya juga tersedia. Mantap pokoknya hehehe ... Saat tante Rozi datang, tentunya bersama Bakhita dan Nahiza (om Rizal menyusul), kolak pisang berikut ketan yang ditaburi kelapa (lopis - istilah lainnya) menemani aneka menu lain yang sudah ada. Tante Sari, bersama om Hari, Rafi, Sakina dan Tahrir menghidangkan deseert berupa banana cake yang harum baunya. Jus jeruk yang meeka bawa juga bersa
nding dengan menu minuman lainnya. Ketika om Soca datang, arem-arem nampak menambah komplitnya menu sore ini. Arem-arem yang om Soca sajikan kata om Soca adalah masakan ibundanya. Wajib dicoba nih hehehe .... Hm ... Bener-bener mengundang selera deh semuanya. Om Aslan, tante Eka bersama Irda, Amru, Faiq dan Dzikri datang dengan semangka segar yang menarik hati. Tante Melani yang datang bersama om Syifa, Ayesha dan Adiba datang dengan asinan yang OK juga ... Tante Damia yang
datang agak sore bersama Irsyad dan Ashira membawa es krim yang juga wajib dicicipi hehehe ... Acara makan malam ini gak menunggu semua kumpul. Soalnya, kuah bakso keburu dingin kalau kelamaan ... Dan pastinya, kami yang dah kumpul di dekat meja segera ingin menyerbu aneka sajian yang tertata rapi di atas meja ... Dan benar saja, saat acara makan malam dimulai, nampaklah kesibukan disana-sini dan lalu lintas di dekat meja saji menjadi padat hahaha ... Dengan antusias
semua mencicipi aneka hidangan yang tersaji ... Gak perlu tergesa-gesa dan gak perlu takut kehabisan karena stok banyak hahaha ... Setelah puas mencicipi aneka menu ang tersaji, aku segera begabung bersama teman-teman untuk maen bersama ... Kami merasa beruntung karena sore ini cuaca bersahabat. Pagi tadi cuaca agak mendung tetapi sore harinya matahari lumayan cerah. Suhu tidak terlalu panas, tidak seperti minggu sebelumnya ... Jadilah acara kumpul bareng sore ini menjadi sempurna. Sayangnya, tante Fitri dan tante Erika terpaksa pulang duluan karena ada kegiatan lain yang perlu mereka ikuti. At least, mereka sudah bersedia datang dan ikut acara sore ini .... Acara makan-makan yang selalu menyenangkan hehehe ... Dan pastinya, saat acara selesai, masih tersedia banyak makanan yang bisa dibungkus dan dibawa pulang. Horeeee .........
Sunday, July 15, 2012
BERSAMA KELUARGA OM YASIR
Minggu, 15 Juli 2012, jam 1 siang papa ditelepon temannya. Namanya om Yasir. Kata om yasir, kami diundang ke rumahnya untuk mencicipi makanan buatan istrinya, yaitu tante Zaenab. Awalnya papa belum bisa memutuska
n, karena om Yassir mengundang kami jam 3 sore. Kan jam 4 sorenya papa kerja. Jadinya papa belum menjawab OK. Saat papa menawarkan hari lain, om Yassir mengatakan Selasa bisa nggak. Papa menjawab gak bisa karena ada kegiatan lain. Ketika papa menanyakan hari Kamis OK gak, om Yassir mengatakan jadwalnya dah penuh untuk hari itu. Ya sudah, akhirnya mama mengatakan pada papa untuk berusaha berangkat ke rumah om Yassir bersamaku hari ini juga. Mama gak akan ikut dan akan siap ke kantor jam 4 sore. Papa kemudian mengajakku bera
ngkat ke rumah om Yassir. Papa dan aku berangkat jam 3 kurang 5 menit. kan rumah om yassir gak jauh tuh, jadinya kami hanya perlu waktu 5 menit saja untuk sampai kesitu. Memangnya rumah om Yassir dimana? Di Campus View hehehe ... Dimana itu? Di dekat rumah-lah ... O ya ... Tentunya kami gak hanya bertangan kosong saja saat ke rumah om Yassir. Kami membawa sesuatu untuk om Yassir. Apakah itu? Lonpia isi tuna yang dipotong mama menjadi separuh dan diberi sambal botol sebagai pelengkapnya. Hmm ... Lumayan enak k
ok rasanya ... Itu menurutku lho hehehe ... Sampai di rumah om Yassir, kami bertemu dengan keluarga om Yassir lengkap. Ada tante Zaenab dan anaknya juga ... Aku dan papa kemudian dipersilahkan mencicipi hidangan yang mereka persiapkan. Yang kusukai adalah dessert buatan tante Zaenab berupa pudding (tapi kok cair ya?) yang di dalamnya ada buah persimmon. Beneran yang ini enak. Aku habis 2 mangkok hahaha ... Kami ngobrol-ngobrol sebentar dan berpose bersama. Untuk mama, ada titipan dari om Yaasir dan tante Zaenab berupa satu wadah kecil berisi makanan favoritku ini hehehe ... Kira-kira jam 3.45 aku dan papa pamitan. Memang sebentar saja kami maen ke rumah om Yassir ... Pastinya, aku kenyang hahaha ...
Tuesday, July 10, 2012
DINNER AT ASUKA: VIDEO
Ini dia video mengenai acara makan malam di Asuka. Masih di hari Minggu tanggal 8 Juli 2012. Asyiknya saat nonton chef tempat makan ini beraksi .... Penasaran? Silahkan lihat sendiri ...
Monday, July 9, 2012
DINNER AT ASUKA
Minggu, 8 Juli 2012, papa dan mama mengajakku untuk makan malam bersama di sebuah tempat makan yang namanya Asuka. Tempat maka
n ini ada di kompleks Eastland Plaza yang ada di Third Street. Dimanakah Eastland Plaza? Di dekat rumah. Tepatnya di kompleks petokoan yang ada di depan College Mall ... Kenapa disebutkan berada di Eastland Plaza, gak di dekat Dollar Tree Store aja? Hehehe ... Biar kita sama-sama tahu-lah bahwa kompleks pertokoan yang sering kita datangi ini ada namanya, yaitu Eastland Plaza ... Jadi jangan sampai kita
gak tahu dimana Eastland Plaza itu, padahal kita sering banget kesitu. Kita tahu nama beberapa store di kompleks ini, tetapi gak semua dari kita tahu nama kompleks ini kan? Makanya, mama sengaja menuliskan nama kompleks ini hehehe ... Dari rumah menuju Asuka tentunya tidak diperlukan waktu lama, karena dekat saja. Makanya, saat kami sampai di tempat makan ini, kami gak segera masuk ke dalam dan memesan mak
anan. Kami ambil beberapa gambar di luar tempat makan ini sambil menunggu teman datang. Lho ... Siapa teman yang akan datang? Tante Fitri dan Dave ... Papa dan mama memang janjian untuk makan malam bersama mereka di hari ini, karenanya kami berusaha gak telat dateng karena tante Fitri selalu on time. Setelah ambil beberapa gambar di luar, papa mengajak kami masuk d an melihat seperti apa sih isi tempat maka
n ini? Aku dan mama yang penasaran, segera saja ikutan papa memasuki tempat makan ini. Kami sampai di meja resepsionis dan kami mengatakan kalau kami masih menunggu teman. Kami pun dipersilahkan duduk di depan petugas dan kami diberi buku menu. Kok kami memilih tempat makan ini? Tante Fitri yang memberi pandangan ... Di tempat makan ini, kami bisa memilih paket hibachi. Hibachi? Bukannya itu nama sa
lah satu tempat makan yang ada di 3rd Street? Ya benar ... Memang ada nama tempat (Mr Hibachi) di situ, tetapi bukan itu yang dimaksud. Hibachi yang dimaksud disini adalah cara memasak pesanan kami nantinya. Seperti apa itu? Kata tante Fitri, kita akan melihat chef tempat makan Asuka ini beraksi di depan kita saat mengolah aneka menu yang kita pesan. Jadi penasaran hehehe ... Sambil mencermati aneka makanan di buku me
nu yang kita pegang, kami lihat tempat makan ini dibagi menjadi 2 dining room lumayan besar. Di depan resepsionis adalah dining room reguler (dengan jajaran kursi dan meja yang rapi) dan di belakang resepsionis (ada temboknya) adalah dining untuk mereka yang menghendaki menikmati santap bersama ala hibachi. Saat itu dining room di kedua tempat (reguler maupun hibachi) nampak tidak terlalu dipenuhi pengunjung. Ya ...
Jam makan malam memang sudah berlalu. Memangnya jam berapa sih sekarang? Jam 7 malam ... Lho kok dah sepi? Kan makan malam di negara ini bisanya dimulai dari jam 4 sore ... Jadinya, tempat makan ini relatif tidak banyak dikunjungi karena jam makan malam memang sudah lebih. Ada beberapa pengunjung yang datang sih, hanya saja tidak banyak. Dan begitu kami lihat tante Fitri dan Dave datang, kami segera saja ketemu dengan mereka dan
salah satu petugas segera menunjukkan tempat bagi kami berlima. Kami memilih duduk di meja dan kursi berkapasitas 10 pengunjung. Biar leluasa aja hehehe ... Saat kami duduk, petugas segera saja mengangsurkan buku menu dan kami segera mempelajarinya. Di buku menu tertera pilihan daging atau ikan yang akan dimasak di depan kami. Kami juga dipersilahkan memilih mie atau nasi sebagai makanan pendamping menu pesanan kami. Selai
n nasi/mie dan daging/ikan yang akan diolah, petugas tidak menanyakan lagi kepada kami apa yang kami perlukan karena untuk sayur dan bumbu pengolahnya, kami akan mendapat porsi standar. Lalu apa yang kami pilih? Tante Fitri sama dengan mama memilih ayam. Aku juga sama hehehe ... Papa memilih ikan dan Dave memilih ikan juga (swordfish alias ikan cucut). Untuk side dish mama, aku, tante Fitri dan Dave memilih nasi, sementara papa memilih mie. Kok papa memilih menu yang lain sendiri? Agar bisa tukeran dengan aku hehehe ... Setelah pesanan kami dicatat, petugas juga menanyakan minuman apa yang kami pesan. Kami memesan es teh dan juga air soda (pastinya bukan untukku heheh
e ...) .. Sambil menunggu pesanan dimasak, kami disuguhi sup atau salad (sesuai pilihan kami masing-masing) sebagai makanan pembuka. Sup atau salad ini merupakan bagian dari paket makanan yang akan kami santap. Salad sayuran matang dengan salad dressingnya yang menarik terasa sedap. Demikian juga dengan sup-nya. Sup bening dengan jamur potong yang mengambang juga sedap saat akmi menyantapnya. Ketika saatnya tib
a, yaitu si chef datang ke depan kami, dengan semangat kami siap-siap menyaksikan petunjukkannya hehehe ... Dengan satu troly berisi aneka keperluan masak (sayuran, daging, bumbu dan aneka saus/dressing), si chef memulai atraksinya di depan kami. Kami kan duduk mengitari sebuah meja alumunium besar. Meja ini rupanya merupakan penggorengan besar yang bisa menampung sekaligus beberapa bahan makanan yang
siap diolah. Atraksi lengkap bisa disaksikan di video yang diposting disini ya hehehe ... Yang jelas, chef-nya memang hebat dan cekatan ... Saat makanan kami siap, segera saja di chef memindahkan apa yang dimasaknya ke dalam piring kami masing-masing. Dengan senang hati kami menerima piring kami dan bersiap menyantap pesanan kami masing-masing. Dan benar saja ... Saat kami menyantapnya, makanan ini lumay
an nikmat hehehe ... Kami nikamti apa yang kami psan dengan hepi ... O ya ... Sebelum aku lupa, hari ini sebenarnya adalah hari pernikahan om-ku (adik mamaku yang paling kecil). Kami bertiga sengaja datang ke Asuka untuk merayakan hari bahagia om-ku ... Dan kebetulan juga, kami bisa merayakannya bersama tante Fitri dan Dave ... Selamat ya om, atas pernikahnnya ... Karena kami gak mudik, kami merayakannya dengan makan malam bersama di Asuka ini. Saat kami menyudahi makan malam ini, kami merasa sangat hepi ... Kenapa begitu? Karena kami tetap bisa merayakan hari bahagia om kami sekalipun dengan cara yang lebih sederhana hehehe ... Happy wedding om ...
Saturday, July 7, 2012
CHEESECAKE FACTORY
Yang ini masih mama dan tante Fitri yang punya acara hehehe ... Masih di acara jalan-jalan di hari Sabtu tanggal 7 Juli 2012. Mama dan tante Fitri memutuskan untuk m
ampir dan makan siang bersama di salah satu tempat makan yang namanya Cheesecake Factory. Tempat makan ini pernah kami lihat di Greenwood Park Mall, hanya saja belum sempat kami datangi. Mama yang berkesempatan datang duluan di Cheesecake Factory dan mencicipi menu yang disajikan hehehe ... Kata mama, menu yang tersedia tidak melulu merupakan cake ... Sekalipun namanya Cheesecake Factory, tempat makan ini menyajikan aneka menu khas negara ini. Pilihannya lumayan banyak. Hanya saja sebelum cerita mengenai menu, kata mama untuk bisa dapat tempat duduk pun mama dan tante Fitri perlu ngantri lumayan panjan
g. Selain karena bertepatan dengan jam makan siang, juga karena tempat ini lumayan favorit, jadinya/sehingga banyak pengunjung datang kemari. Mama dan tante Fitri dengan sabar menunggu setelah mereka mendaftarkan nama mereka di meja resepsionis. Mama dan tante Fitri menerima satu benda yang bisa bergetar saat menunggu. Benda ini akan berkedip-kedip dan bergetar saat nama tante Fitri dipanggil dan mama serta tante Fitri akan dipersilahkan menempati kursi yang tersedia. Kata tante Fitri, karena hanya ada 2 orang yang akan makan siang hari ini, antrian biasanya lebih cepat. Untuk makan siang lebih dari 2 orang (4 orang dan lebih
), antrian bisa lebih panjang. Segera saja mama dan tante Fitri berjalan menuju salah satu tempat yang sudah disediakan dan memang mama melihat dining room yang lumayan penuh. Dengan desain open (gak kubikal), mama bisa melihat desain interior dining room ini. Memang benar ada beberapa pembatas, namun pembatas ini hanya untuk menegaskan pembagian dining room saja nampaknya. Jadi, ada beberapa dining room yang bersifat terbuka. Saat mama dan tante Fitri mengikuti petugas menuju meja dan kursi yang sudah dipersiapkan, mama dan tante Fitri kemudian mendapat spot di tengah-tengah. Mama dan tante Fitri duduk berhadapan dengan sinle chair dan meja yang juga mungil. Hanya cukup untuk berdua saja hehehe ... Saat mama dan tante Fitri sudah duduk, petugas segera menyerahkan buku menu dan mengatakan pada mama dan tante Fitri akan ada petugas lain yang datang. Mama dan t
ante Fitri kemudian mempelajari buku menu tersebut dan seorang petugas lain datang dan bertanya apakah mama dan tante Fitri sudah siap memesan. Mama dan tante Fitri mengatakan belum. Namun, untuk minumnya, sudah pasti mama dan tante Fitri siap memesan. Mama memesan air putih saja sementara tante Fitri memesan es teh. petugas kemudian mengatakan akan membakan makanan pembuka, berupa roti. Saat petugas menyajikan roti dengan 2 warna, coklat dan putih, mama segera saja mengambil ambar roti ini sebelum mama mencobanya hehehe ... Roti berukuran sedang dengan butter sebagai penyerta nampak lumayan menggu
gah selera ... Dan saat mama mencobanya, memang benar, roti ini OK ... Mama dan tante Fitri kemudian meneruskan membaca menu sebelum memutuskan apa yang akan dipesan. Saat petugas kemudian datang dan bersiap mencatat pesanan, mama mengakan ingin memesan hamburger ala Cheesecake Factory (Old Fashioned Hamburger). Sementara itu, tante Fitri memesan taco (Baja Chicken Tacos). Hmm ... Nampaknya pilihan mama dan tante Fitri OK juga nih ... Saat mama dan tante Fitri mempelajari menu, Cheesecake Factory menyajikan berbagai menu makanan seperti makanan pembuka (appetizer dan juga appetizer salads), pizza, lunch special,
Glamburgers & Sandwiches, Specialties (termasuk yang dipesan tante Fitri), Pastas, Fish & Seafood, Factory Combinations, Steaks and Chops, Side Dishes, Salads, Sandwiches, Egg & Omelettes, Sunday Brunch, Cheesecake, Ice Cream, Dessert dan masih banyak lagi ... Komplit deh pokoknya ... Sambil menikmati roti yang enak, mama dan tante Fitri sempat melihat petugas yang lalu lalang membawa makanan yang dipesan para tamu. Makanan yang ditata di atas baki nampak sangat mengundang selera ... Bukan saja dari warnanya, melainkan juga dari penampilannya ... Seperti di restoran fine dining saja rasanya hehehe ... Saat pesanan m
ama dan tante Fitri datang, wa ... nampak sungguh lezat ... Hamburger berukuran jumbo berikut kentangnya ditata dengan sangat menarik ... Demikian juga dengan taco pesanan tante Fitri yang juga dilengkapi nasi. Mama jelas nggak mau melewatkan ambil gambar untuk menu yang tersaji di meja ini. Setelah klak-klik beberapa kali, akhirnya mama bisa mencicipinya hehehe ... Beneran enak kata mama. Hanya saja, menu yang sebesar itu gak sanggup mama habiskan. Karenanya, mama meminta box untuk membungkus menu yang dipesan, sekaligus meminta tambahan roti untuk dibawa pulang. Memangnya boleh? Boleh tuh hehehe ... Tak lupa m
ama dan tante Fitri juga membeli dessert yang meupakan trademark Cheesecake Factory. Mama membeli satu potong cake yang lumayan besar ukurannya dan tante Fitro membeli satu buah dessert utuh berupa cake. Belanjaan mama dan tante Fitri dimasukkan dalam plastic bag yang lumayan unik dan menarik ... Saat mama dan tante Fitri meninggalkan tempat makan ini, jam sudah menunjuk angka 3 sore. Mama dan tante Fitri meletakkan plastic bag berisi produk Cheesecake Factory ke dalam kendaraan dan melanjutkan acara jalan-jalan mereka. Saat isi plastic bag ini sampai di rumah dan kunikmati, wa ... beneran pingin lagi ... Satu potong dessert gak terasa hahaha ... Kata mama, untuk dessert yang cuma sepotong itu, harganya gak kalah dengan harga paket makan siang komplit di warung makan ala buffet hahaha ... Kataku, untuk harga semahal itu, rasanya gak rugi menyantap cake selezat ini hahaha ...
ampir dan makan siang bersama di salah satu tempat makan yang namanya Cheesecake Factory. Tempat makan ini pernah kami lihat di Greenwood Park Mall, hanya saja belum sempat kami datangi. Mama yang berkesempatan datang duluan di Cheesecake Factory dan mencicipi menu yang disajikan hehehe ... Kata mama, menu yang tersedia tidak melulu merupakan cake ... Sekalipun namanya Cheesecake Factory, tempat makan ini menyajikan aneka menu khas negara ini. Pilihannya lumayan banyak. Hanya saja sebelum cerita mengenai menu, kata mama untuk bisa dapat tempat duduk pun mama dan tante Fitri perlu ngantri lumayan panjan
g. Selain karena bertepatan dengan jam makan siang, juga karena tempat ini lumayan favorit, jadinya/sehingga banyak pengunjung datang kemari. Mama dan tante Fitri dengan sabar menunggu setelah mereka mendaftarkan nama mereka di meja resepsionis. Mama dan tante Fitri menerima satu benda yang bisa bergetar saat menunggu. Benda ini akan berkedip-kedip dan bergetar saat nama tante Fitri dipanggil dan mama serta tante Fitri akan dipersilahkan menempati kursi yang tersedia. Kata tante Fitri, karena hanya ada 2 orang yang akan makan siang hari ini, antrian biasanya lebih cepat. Untuk makan siang lebih dari 2 orang (4 orang dan lebih
), antrian bisa lebih panjang. Segera saja mama dan tante Fitri berjalan menuju salah satu tempat yang sudah disediakan dan memang mama melihat dining room yang lumayan penuh. Dengan desain open (gak kubikal), mama bisa melihat desain interior dining room ini. Memang benar ada beberapa pembatas, namun pembatas ini hanya untuk menegaskan pembagian dining room saja nampaknya. Jadi, ada beberapa dining room yang bersifat terbuka. Saat mama dan tante Fitri mengikuti petugas menuju meja dan kursi yang sudah dipersiapkan, mama dan tante Fitri kemudian mendapat spot di tengah-tengah. Mama dan tante Fitri duduk berhadapan dengan sinle chair dan meja yang juga mungil. Hanya cukup untuk berdua saja hehehe ... Saat mama dan tante Fitri sudah duduk, petugas segera menyerahkan buku menu dan mengatakan pada mama dan tante Fitri akan ada petugas lain yang datang. Mama dan t
ante Fitri kemudian mempelajari buku menu tersebut dan seorang petugas lain datang dan bertanya apakah mama dan tante Fitri sudah siap memesan. Mama dan tante Fitri mengatakan belum. Namun, untuk minumnya, sudah pasti mama dan tante Fitri siap memesan. Mama memesan air putih saja sementara tante Fitri memesan es teh. petugas kemudian mengatakan akan membakan makanan pembuka, berupa roti. Saat petugas menyajikan roti dengan 2 warna, coklat dan putih, mama segera saja mengambil ambar roti ini sebelum mama mencobanya hehehe ... Roti berukuran sedang dengan butter sebagai penyerta nampak lumayan menggu
gah selera ... Dan saat mama mencobanya, memang benar, roti ini OK ... Mama dan tante Fitri kemudian meneruskan membaca menu sebelum memutuskan apa yang akan dipesan. Saat petugas kemudian datang dan bersiap mencatat pesanan, mama mengakan ingin memesan hamburger ala Cheesecake Factory (Old Fashioned Hamburger). Sementara itu, tante Fitri memesan taco (Baja Chicken Tacos). Hmm ... Nampaknya pilihan mama dan tante Fitri OK juga nih ... Saat mama dan tante Fitri mempelajari menu, Cheesecake Factory menyajikan berbagai menu makanan seperti makanan pembuka (appetizer dan juga appetizer salads), pizza, lunch special,
Glamburgers & Sandwiches, Specialties (termasuk yang dipesan tante Fitri), Pastas, Fish & Seafood, Factory Combinations, Steaks and Chops, Side Dishes, Salads, Sandwiches, Egg & Omelettes, Sunday Brunch, Cheesecake, Ice Cream, Dessert dan masih banyak lagi ... Komplit deh pokoknya ... Sambil menikmati roti yang enak, mama dan tante Fitri sempat melihat petugas yang lalu lalang membawa makanan yang dipesan para tamu. Makanan yang ditata di atas baki nampak sangat mengundang selera ... Bukan saja dari warnanya, melainkan juga dari penampilannya ... Seperti di restoran fine dining saja rasanya hehehe ... Saat pesanan m
ama dan tante Fitri datang, wa ... nampak sungguh lezat ... Hamburger berukuran jumbo berikut kentangnya ditata dengan sangat menarik ... Demikian juga dengan taco pesanan tante Fitri yang juga dilengkapi nasi. Mama jelas nggak mau melewatkan ambil gambar untuk menu yang tersaji di meja ini. Setelah klak-klik beberapa kali, akhirnya mama bisa mencicipinya hehehe ... Beneran enak kata mama. Hanya saja, menu yang sebesar itu gak sanggup mama habiskan. Karenanya, mama meminta box untuk membungkus menu yang dipesan, sekaligus meminta tambahan roti untuk dibawa pulang. Memangnya boleh? Boleh tuh hehehe ... Tak lupa m
ama dan tante Fitri juga membeli dessert yang meupakan trademark Cheesecake Factory. Mama membeli satu potong cake yang lumayan besar ukurannya dan tante Fitro membeli satu buah dessert utuh berupa cake. Belanjaan mama dan tante Fitri dimasukkan dalam plastic bag yang lumayan unik dan menarik ... Saat mama dan tante Fitri meninggalkan tempat makan ini, jam sudah menunjuk angka 3 sore. Mama dan tante Fitri meletakkan plastic bag berisi produk Cheesecake Factory ke dalam kendaraan dan melanjutkan acara jalan-jalan mereka. Saat isi plastic bag ini sampai di rumah dan kunikmati, wa ... beneran pingin lagi ... Satu potong dessert gak terasa hahaha ... Kata mama, untuk dessert yang cuma sepotong itu, harganya gak kalah dengan harga paket makan siang komplit di warung makan ala buffet hahaha ... Kataku, untuk harga semahal itu, rasanya gak rugi menyantap cake selezat ini hahaha ...CASTLETON DAN FASHION MALL
Sabtu, 7 Juli 2012, mama dan tante Fitri janjian mau jalan-jalan ke salah satu tempat yang belum pernah dikunjungi selama ini. Tentunya mama yang belum
pernah mengunjungi, bukan tante Fitri hahaha ... Mama dan tante Fitri berangkat dari rumah sejak jam 10 pagi. Lalu, kemana tujuan mama dan tante Fitri sebenarnya? Kata mama sih di daerah Indianapolis, tepatnya di sebuah mal yang namanya Cstleton Square Mall. Sama dengan mal yang ada di tanah air, kompleka mal ini sudah pasti besar karena ada banyak tempat berniaga selain fashion, seperti elektronik, buku, furniture dan yang gak ketinggalan adalah makanan. Kata mama, mall yang dikunjungi perta
ma kali adalah Castleton. Mama dan tante Fitri melihat-lihat apa saja yang menjadi koleksi mal ini. Sudah pasti deretan pertokoan ada di dalam mal ini. Gak cuma pakaian, sepatu, tas, kosmetik, perlengkapan pribadi dan sejenisnya, deretan outlet yang menyajikan aneka produk khasnya juga bisa ditemukan disini. Misalnya saja makanan, handycraft, pernak-pernik lucu dan aneka souvenir. Mama dan tante Fitri masuk saja dari satu outlet ke outlet lain. Kata mama, tempat ini gak ramai-ramai
sekali, karena tenpat ini lumayan luas ... Setelah merasa cukup melihat-lihat aneka produk di Castleton Mall, mama dan tante Fitri pindah tempat ke Fashion Mall yang berada di area lain. Di Fashion Mall ini, ada banyak outlet yang gak bisa ditemukan di Castleton. Na ... Outlet inilah yang mau mama lihat hehehe ... Apakah itu? Rahasia dong ... Itu kata mama hahaha ... Tante Fitri dan mama memasuki mall yang juga besar dan luas ini. Mereka berdua beneran menikmati shoppi
ng sebebas dan sepuasnya hehehe ... Setelah mlihat berbagai produk, mama dan tante Fitri menyempatkan untuk membeli minum di salah satu gerai kedai kopi yang mudah sekali ditemui disini. Ya ... Gerai kopi yang standard-lah ... Mama dan tante Fitri memesan satu cup kopi yang dah ada campurannya ... Pokoknya bukan kopi murni hahaha ... Sudah pasti mama dan tante fitri juga menambahkan es di dalamnya karena siang itu udara lumayan panas ... Setelah merasa cukup
beristirahat di dalam kedai kopi ini, mama dan tante Fitri melanjutkan acara jalan-jalan dengan semangat dan energi baru hahaha ... Mama dan tante Fitri melanjutkan melihat-lihat aneka outlet utamanya outlet yang hanya bisa ditemukan di sini. Mama memang ingin tahu dan melihat langsung aneka produk yang outletnya hanya ada di Fashion Mall ini ... Untuk produk yang mama lihat, mama memang tidak membelinya ... Kenapa? Sudah jelas-lah jawabnya yaitu karena produk yang didisplay harganya mana tahan alias mahal banget ... Yang pasti, kata mama, mama menikmati acara jalan-jalan seharian dari mal ke mal bersama tante Fitri. Dan saat mama sampai ke rumah kembali, coba tebak, kira-kira jam berapa? Hehehe ... Jam 8 malam ... Yang jelas mama hepi dan aku serta papa mendapat oleh-oleh ... Hore ...
pernah mengunjungi, bukan tante Fitri hahaha ... Mama dan tante Fitri berangkat dari rumah sejak jam 10 pagi. Lalu, kemana tujuan mama dan tante Fitri sebenarnya? Kata mama sih di daerah Indianapolis, tepatnya di sebuah mal yang namanya Cstleton Square Mall. Sama dengan mal yang ada di tanah air, kompleka mal ini sudah pasti besar karena ada banyak tempat berniaga selain fashion, seperti elektronik, buku, furniture dan yang gak ketinggalan adalah makanan. Kata mama, mall yang dikunjungi perta
ma kali adalah Castleton. Mama dan tante Fitri melihat-lihat apa saja yang menjadi koleksi mal ini. Sudah pasti deretan pertokoan ada di dalam mal ini. Gak cuma pakaian, sepatu, tas, kosmetik, perlengkapan pribadi dan sejenisnya, deretan outlet yang menyajikan aneka produk khasnya juga bisa ditemukan disini. Misalnya saja makanan, handycraft, pernak-pernik lucu dan aneka souvenir. Mama dan tante Fitri masuk saja dari satu outlet ke outlet lain. Kata mama, tempat ini gak ramai-ramai
sekali, karena tenpat ini lumayan luas ... Setelah merasa cukup melihat-lihat aneka produk di Castleton Mall, mama dan tante Fitri pindah tempat ke Fashion Mall yang berada di area lain. Di Fashion Mall ini, ada banyak outlet yang gak bisa ditemukan di Castleton. Na ... Outlet inilah yang mau mama lihat hehehe ... Apakah itu? Rahasia dong ... Itu kata mama hahaha ... Tante Fitri dan mama memasuki mall yang juga besar dan luas ini. Mereka berdua beneran menikmati shoppi
ng sebebas dan sepuasnya hehehe ... Setelah mlihat berbagai produk, mama dan tante Fitri menyempatkan untuk membeli minum di salah satu gerai kedai kopi yang mudah sekali ditemui disini. Ya ... Gerai kopi yang standard-lah ... Mama dan tante Fitri memesan satu cup kopi yang dah ada campurannya ... Pokoknya bukan kopi murni hahaha ... Sudah pasti mama dan tante fitri juga menambahkan es di dalamnya karena siang itu udara lumayan panas ... Setelah merasa cukup
beristirahat di dalam kedai kopi ini, mama dan tante Fitri melanjutkan acara jalan-jalan dengan semangat dan energi baru hahaha ... Mama dan tante Fitri melanjutkan melihat-lihat aneka outlet utamanya outlet yang hanya bisa ditemukan di sini. Mama memang ingin tahu dan melihat langsung aneka produk yang outletnya hanya ada di Fashion Mall ini ... Untuk produk yang mama lihat, mama memang tidak membelinya ... Kenapa? Sudah jelas-lah jawabnya yaitu karena produk yang didisplay harganya mana tahan alias mahal banget ... Yang pasti, kata mama, mama menikmati acara jalan-jalan seharian dari mal ke mal bersama tante Fitri. Dan saat mama sampai ke rumah kembali, coba tebak, kira-kira jam berapa? Hehehe ... Jam 8 malam ... Yang jelas mama hepi dan aku serta papa mendapat oleh-oleh ... Hore ... Sunday, June 24, 2012
OUTBACK STEAKHOUSE
Minggu, 24 Juni 2012, papa dan mama mengajakku makan siang bersama di salah satu rumah steak. Makan siang bersama ini sudah kami rencanakan sebelumnya. Kenapa kami memilih rumah steak? Kare
na kami ingin mencicipi steak ala negara selain US. Maksudnya? Rumah steak yang kami datangi adalah rumah steak yang aslinya berasal dari luar US. Dari mana? Dari Australia. Nama rumah steak ini adalah Outback. Dimanakah lokasiny? Di 3rd West Street. Dimanakah itu? Di dekat kompleks pertokoan yang ada TJ-Maxx-nya ... Kok gitu ngarahinnya? Iya ... Memang begitu ... Karena mamalah yang memberi direction hahaha .... Jadinya, alamat tujuan gak jauh dari pusat pertokoan hahaha ... O ya ... Di Bloomington hanya ada satu rumah steak y
ang namanya Outback, jadinya, alamat yang tertera di website-nya hampir pasti benar ... Dan juga, ada GPS yang siap membantu kami ... Tinggal dengerin GPS, sampailah kami tujuan. Kami berangkat dari rumah pukul 11.15 siang. Jam 11.35 kami sampai di rumah steak ini. Rumah steak ini buka mulai jam 12.30 khusus di hari Minggu. Bagaimana dengan hari-hari lainnya? Di hari-hari lainnya (Senin sampai Kamis), rumah steak ini buka jam 04.00 sore sampai jam 10.00 malam karena Outback hanya menyajikan menu dinner saja. Hari Jum'at mereka buka sampai jam 11
malam. Hari Sabtu mereka buka jam 3 sore sampai 11 malam. Lalu mengapa hari Minggu mereka buka awal? Karena mereka menangkap peluang kebiasaan keluarga di US yang umumnya makan siang bersama di hari Minggu. Karenanya, mereka membuak tmpat makan ini lebih awal. Saat kami sampai di Outback, masih belum banyak kendaraan yang parkir di parking lot. Saat kami turun kendaraan dan bersiap masuk ke dalam rumah steak ini, pintu depan dibuka dari dalam oleh seorang staff. Kami memasuki foyer atau ruang perantara yang tidak terlalu besar
dan kami langsung disambut oleh meja resepsionis. Kami kemudian ditanya akan "here or to go" yang artinya makan disini atau hanya pesan dan mmbawa pulang menunya. Kami mengatakan "here". Lalu kami ditanya berapa orang yang akan makan. Kami menjawab 5. Lho kok? Iya ... Karena kami memang janjian untuk ketemu dengan teman dan makan siang bersama disini. Petugas kemudian mempersilahkan kami mengikuti staff lain yang akan menunjukkan meja dan kursi tempat kami duduk. Kami lihat area dining ini lumayan luas. Sama dengan rumah steak yang
kami pernah datangi yaitu Texas Roadhouse, rumah steak Outback ini memiliki interior berbahan dasar kayu di sekeliling area dining. Penataan meja dan kursi secara kubikal (tempat makan bersekat) serta warna interior yang remang nampaknya menjadi ciri khas rumah steak (atau mungkin semua restoran) di sini. Saat kami dipesilahkan di duduk, nampak meja makan dilengkapi dengan peralatan makan, buku menu dan juga garam dan merica dalam wadah. Petugas mempersilahkan kami duduk dan meninggalkan kami. Petugas lain datang dan memperkenalk
an diri dan mengatakan bahwa petugas ini akan membantu kami. Seperti biasa, kami pasti ditanya ingin minum apa pada awalnya. Kami kompak menjawab water. Saat petugas pergi, segera kami buka buku menu yang ada di depan kami. Sudah pasti ada menu pembuka (appetizer) berupa salad, buffalo wing, soup, onion ring dan aneka makan pembuka yang bersifat individual maupun yang bisa di-share. Berikutnya ada main course berupa aneka steka berbahan daging sapi (sirloin, tenderloin, ribs, dst). Ada juga menu berbahan ikan dan ayam serta udang dan cr
ab. Kalau menginginkan burger atau pun sandwich juga tersedia. Kalau menginginkan makanan berbentuk pasta juga ada (hanya ada 1 macam menu). Lalu untuk makanan penutup tersedia es krim dan aneka cake yang sudah pasti bercita rasa manis. Bagaimana dengan minumnya? Tersedia aneka air soda, teh manis dan tawar, teh dengan rasa rasberry, kopi dan beberapa minuman lain yang mengandung alkohol termsuk wine. Namanya juga rumah steak. Kan biasanya steak memang dipasangkan d
engan anggur? Katanya, steak berbahan daging merah dipasangkan dengan anggur merah (red wine) dan steak berbahan daging non merah biasanya dipasangkan dengan anggur yang non merah. Ini katanya lho hehehe ... Bagaimana dengan kami? Sudah pasti kami gak begitu hahaha ... Lalu, apa dong yang kami pesan? Saat kami sedang memilih-milih pesanan, petugas datang membawakan air (water) dan satu loaf of bread berikut dip-nya diatas "telenan" atau alas untuk mengiris sayura
n, daging dan sejenisnya berbahan kayu. Sudah pasti ada pisau di situ. Kami dipersilahkan mengiris sendiri. Petugas bertanya apakah kami sudah siap memesan makanan, mama menjawab belum karena kami masih menunggu teman. Petugas mengatakan OK dan meninggalkan kami. Aku mencoba mengiris roti hangat yang berwarna coklat dan berbahan gandum ini. Kumasukkan irisan rotiku ke dalam dip yang berupa butter. Hmm ... Lumayan enak juga hehehe ... Kata mama, roti ini adalah bonus
yang memang biasanya disajikan di rumah steak untuk semua pembeli yang makan di tempat. Persis seperti ketika kami makan di Texas Roadhouse, kami juga disuguhi roti seperti ini. Hanya saja, roti di Texas Roadhouse bwarna putih dan rasanya lebih enak hahaha ... Kalau menginginkan kami sudah pasti boleh meminta lagi roti seperti ini. Gak bayar kok, karena sudah masuk alam paket hehehe ... Saat petugas datang lagi dan bertanya apakah kami sudah siap memesan, kami baru b
isa memesan minuman karena teman kami belum datang. Kami masing-masing memesan es teh. Papa memesan es teh tawar, mama memesan es teh manis dan aku memesan es teh rasberry. Pesanan kami kemudian diantar petugas disertai a loaf of bread berikutnya hehehe ... Tak lama kemudian teman kami datang. Hanya saja, karena sesuatu yang bersifat urgen teman kami tidak bisa bergabung bersama kami siang itu. Kami sudah pasti memakluminya. Ya sudah, jadilah kami makan siang bertiga di rumah steak Outback. Lalu, apa yang kami pesan? Karena malam sebelumnya kami dah membaca aneka menu yang mereka tawarkan lewat internet, sudah pasti kami siap memesan hahaha ... Aku memilih bab ybcak ribs (full size hahaha ...), mama memesan ribs and chicken on the bar
bie dan papa memilih filet focaccia sandwich. Menu pesananku dan mama sudah sekalian dengan side dish-nya berupa kentang goreng Australia. Sementara papa perlu memesan side dish-nya dan papa juga memilih kentang goreng. Hmmm ... Lengkap sudah pesanan kami. Kami tinggal menunggu pesanan datang hehehe .... Tak lama, pesanan sampai di meja ... Nampaknya yummy juga nih. Pesananku lumayan besar porsinya hehehe ... Iga dan kentang goreng ... Di piring mama kulihat ada iga separo, daging ayam yang digrill dan kentang goreng. Sementara pirin
g papa berisi roti isi yang dipotong menjadi 2 dan juga kentang goreng ... Kami pun segera menikmati apa yang kami pesan dengan hepi hehehe ... Gimana rasanya? Sudah pasti uenak ... Lha wong perut kami laper banget hahaha ... Kami nikmati steak kami tanpa perlu tergesa-gesa ... Kami juga saling mencicipi menu kami. Semua rasanya OK ... Kulihat meja dan kursi di sekitar kami nampak terisi. Maklum, jam makan siang memang sudah mulai. Ada yang daang sendiri, berdua atau juga bersama rombongan. Ya ... Hari Minggu memang hari untuk makan di luar
rumah ... Sambil refreshing, sudah pasti untuk mengurangi kebosanan akibat menyantap menu buatan rumah terus hahaha ... Saat petugas mengangsurkan bill, segera mama memberesi tagihabn tersebut dan tak lupa menuliskan tip untuk petugas yang membantu kami. Tak terasa kami sudah duduk dan menikmati pesanan kami lumayan lama. Kami pun kemudian meminta wadah untuk membawa makanan yang masih bisa kami bawa pulang (maklum, kami gak kuat menghabiskan semuanya disini hehehe ...). Sebelum meninggalkan rumah steak Outback, kami sudah pasti ambil gambar di depannya. Nampak kan umah steak ini seperti rumah biasa?
Subscribe to:
Posts (Atom)